Showing posts with label BERITA ISLAMI. Show all posts
Showing posts with label BERITA ISLAMI. Show all posts

Monday, March 4, 2019

Masjid fenomenal Jogokaryan, Yogyakarta Masjid yang kas saldonya selalu Rp. 0,- saat diumumkan..


Masjid fenomenal Jogokaryan, Yogyakarta

Masjid yang kas saldonya selalu Rp. 0,- saat diumumkan..

Jika Masjid lain dengan bangga mengumumkan bahwa saldo infaknya puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka Masjid Jogokariyan selalu berupaya keras agar di tiap pengumuman saldo-infak harus NOL Rupiah !!
menurut LKM Masjid, Infak itu ditunggu pahalanya untuk jadi amal sholih, bukan untuk disimpan di rekening Bank..

Pengumuman infak jutaan juga dihawatirkan akan menyakitkan jika tetangga Masjid ada yang tak bisa ke Rumah Sakit karena tak punya biaya atau tak bisa sekolah..

Masjid yang menyakiti Jamaah adalah tragedi da'wah, sehingga dengan pengumuman saldo infak NOL Rupiah, maka jamaah lebih bersemangat mengamanahkan hartanya..

Masya Allah...

Bahkan mesjid ini malah mensejahterakan warganya dengan fasilitas wifi gratis, ruang olah raga untuk anak anak dan dewasa, buka puasa 5000 piring nasi setiap hari selama bulan ramadhan..

Masjid juga sanggup mencover warganya yang sakit dengan membawa Kartu Sehat Mesjid ke Rumah Sakit dan Klinik manapun di Jogja..
termasuk memberi hibah umrah bagi jamaah yang istiqomah shalat subuh di Mesjid..

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” - (QS. At-Taubah 18)

22 Point Terpenting dari Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan menjadi masjid percontohan masjid yang makmur kegiatan di seluruh Indonesia.

1. Masjidnya  hanya berlokasi di tanah wakaf 700 m2 tapi dengan 3 lantai, dan hanya masjid kampung (bukan masjid jami').

2. Kampung Jogokariyan dulunya bukan basis Muslim yg kuat.

3. Takmir mendata statistik kampung sekitar masjid (yg sudah sholat/belum, yg sholat jamaah ke masjid/belum, yg muslim/non muslim, beserta semua anggota keluarganya) untuk pemetaan target dakwah.

4. Takmir masjid berusaha menggembirakan masyarakat dan membuat mereka mau bersujud dgn berbagai cara yang syar'i.

5. Setelah mereka mau datang ke masjid, harus dibuat nyaman dan diisi dengan taklim-taklim ringan.

6. Takmir tidak boleh memarahi anak-anak yang ramai di masjid, tapi memberikan hadiah makanan ringan kalau tidak ramai dan mengganggu jamaah di masjid.

7. Yg blm jamaah ke masjid/belum sholat dibuat undangan seperti pernikahan dan disediakan makanan di masjid saat acara sholat jamaah. Makanan ditawarkan pada jamaah yang mau menjadi donatur untuk mentraktir makanan.

8. Yg belum bisa sholat diajari sholat oleh takmir (di masjid atau di rumah masing2)

9. Kas masjid tidak pernah besar bahkan targetnya adalah 0 (nol) tiap akhir bulan, karena kas masjid yg besar tanda takmir tidak bisa mengelola infaq jamaah menjadi pahala yg segera mengalir ke penginfaq.

10. Ada sarapan bubur, lontong sayur, susu kedelai, dll tiap minggu ba'da subuh.

11. Ada 500 - 1000 nasi bungkus tiap ba'da jumat (dana swadaya jamaah).

13. Ada divisi usaha penyewaan kamar penginapan di lantai 3 masjid untuk membayar petugas kebersihan dan tambahan operasional masjid.

14. Tidak ada gaji untuk takmir kecuali petugas kebersihan, karena gaji dari Allah tidak ada maksimalnya, sementara gaji manusia ada minimumnya (UMR).

15. TPA diajar oleh anak2 RISMA/RMJ.

16. Ada infaq beras (kotak amal khusus beras) untuk disalurkan ke dhuafa', walaupun sekarang isi kotak infaq beras itu berubah jadi uang, karena jamaah malas bawa beras. Bantuan untuk dhuafa' ini diambil di masjid ba'da subuh.

17. Masjid buka 24 jam dan ada WiFi gratis 24 jam.

18. Taklim untuk jamaah sangat banyak baik siang maupun malam.

19. Ada angkringan di depan masjid (tongkrongan) untuk jamaah ngobrol dan orang2 mampir istirahat.

20. Jika masjid dikelola dengan benar dan dipercaya jamaah, maka dana2 infaq dan dari donatur sangat mudah didapat, termasuk untuk donatur makanan, dll.

21. Jika kas masjid banyak justru jamaah malas menyumbang, tapi jika sedikit mereka akan tergerak untuk infaq.

22. Masjid itu milik Allah (QS AlJin: 18) sehingga rezeki masjid akan dijamin oleh pemilik masjid (Allah) dan takmir hanyalah pelayan umat (jamaah)

Semoga bisa dijadikan contoh untuk para takmir masjid yang lain. Aamiin 😊

Silahkan share jika bermanfaat...

#adminfanspage

Friday, February 15, 2019

3 WAKTU DILARANG MANDI


3 WAKTU DILARANG MANDI :
1. 30 Minit Setelah Solat Asar.
2. Setelah Maghrib.
3. Setelah Isya' sehingga pukul 12 malam.
Penjelasan :
Pertama :
30 minit setelah solat asar itu adalah waktu dimana darah didalam diri kita ketika itu sedang panas, jika kita mandi ketika itu, akan menyebabkan badan menjadi lelah dan penat untuk melakukan perkerjaan.
Kedua :
jantung kita setelah maghrib sudah mulai lemah untuk melakukan perkerjaan. Jadi, kajian menunjukkan bahwa ketika ini jika kita mandi akan menyebabkan paru-paru boleh di masuki air dan boleh menyebabkan paru-paru basah.
Ketiga :
Setelah solat isya, ini saatnya jantung kita berhenti dan melakukan istirahat, jika mandi ketika ini akan menyebabkan kerosakan jantung akibat kemasukan air.
Sebaiknya mandi setelah 1 jam dari jam 12 malam. Antara pukul 2 - 3 pagi, itu akan lebih memberikan energy kepada badan seperti mana bateri yang telah lemah di cas semula.
Dikatakan :- ۞ Surah Al-Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah SWT. ۞ Surah Yasin dapat menghilangkan rasa dahaga atau kehausan pada hari Kiamat. ۞ Surah Dukhan dapat membantu kita ketika menghadapi ujian Allah SWT pada hari kiamat. ۞ Surah Al-Waqi’ah dapat melindungi kita daripada ditimpa kesusahan atau fakir. ۞ Surah Al-Mulk dapat meringankan azab di dalam kubur. ۞ Surah Al-Kauthar dapat merelaikan segala perbalahan. ۞ Surah Al-Kafirun dapat menghalang kita daripada menjadi kafir ketika menghadapi kematian. ۞ Surah Al-Ikhlas dapat melindungi kita daripada menjadi golongan munafiq. ۞ Surah Al-Falq dapat menghapuskan perasaan hasad dengki. ۞ Surah An-Nas dapat melindungi kita daripada ditimpa penyakit was-was. Seterusnya, bagi menangani Syaitan Durjana, Dikatakan juga:- ۞ Ketika anda membawa AL-QURAN, respon syaitan ialah biasa saja, tengok je... ۞

Ketika anda membukanya, syaitan mula curiga. ۞ Ketika anda membacanya, syaitan mula gelisah. Ketika anda memahaminya, dia mula kejang. ۞ Ketika anda mengamalkan AL-QURAN, dalam kehidupan setiap hari, dia stroke.... Teruskan membaca AL-QURAN dan mengamalkannya agar syaitan terus stroke.

۞ Ketika anda ingin menyebarkan pesanan ini, syaitan pun mencegahnya. ۞ Syaitan kata, "JANGAN SEBARKANNYA, KARENA INI TIDALAH PENTING LANGSUNG" Sebarkan biar umat islam mngetahui

Thursday, February 14, 2019

8 KUNCI AGAR ANAK TIDAK JADI GENERASI HOME SERVICE


*QUITES OF THE SYURUQ*

🧡 *8 KUNCI AGAR ANAK TIDAK JADI GENERASI HOME SERVICE*🧡

🧡Kini ada istilah *generasi home service*.
Apa artinya, apa saja penyebabnya dan bagaimana agar anak terhindar darinya?

🧡“Ma, sepatuku mana?” Milena berteriak. Hampir setiap pagi ia seperti itu. “Kaos kakinya nggak ada Ma. Cepetan cariin!”

🧡“Ih, ini kusut. Pasti belum disetrika ya,” katanya bersungut-sungut. “Ini rok abu-abuku sudah mulai kusam Ma. Nanti siang beliin ya. Soalnya besok kupakai.”

🧡Bukan hanya Milena yang bersikap seperti itu. Banyak anak SMA lainnya yang dikeluhkan oleh orangtua karena mengalami gejala serupa. Sudah besar, tapi belum mandiri. Sudah berseragam putih abu-abu, tapi masih minta semuanya dilayani. Belum bisa mengerjakan sendiri.

🧡Generasi “Home Service”, demikian istilah untuk mereka. Generasi home service adalah generasi yang selalu minta dilayani. Dalam istilah Al Quran, mereka termasuk dzurriyatan dhi’afa (generasi lemah). Lemah dalam kemandirian, lemah dalam menghadapi tantangan kehidupan.

🧡Penyebab Anak Jadi Generasi Home Service
Mengapa anak menjadi generasi home service? Setidaknya ada delapan sebab secara umum, sebagai berikut:

🧡1. Sejak kecil dilayani (pembantu)
Sejak kecil dilayani, apalagi oleh pembantu, bisa membuat anak terpola untuk selalu minta dilayani.

🧡2. Ke mana-mana diikuti babbysitter
Di zaman sekarang, kadang ada anak-anak yang ke mana-mana diikuti babbysitter. Ketika ada sesuatu, dengan cekatan babbysitter melakukan aksinya. Beberapa kali saya melihat di plaza dan mall.

Seharusnya, anak bisa mulai bermain sendiri bersama teman. Kadang berselisih, kadang ada yang menangis, tidak masalah. Itu melatih kemandirian dan emosi mereka. Orangtua tidak perlu turun tangan yang justru bisa menghambat kemandirian anak dan membuat anak tergantung. Bahkan bisa timbul pertengkaran antar tetangga jika orangtua turun tangan.

🧡3. Keperluan selalu dipenuhi tanpa dilatih berusaha sendiri
Jika keperluan anak selalu dipenuhi tanpa dilatih berusaha sendiri, anak bisa tumbuh menjadi generasi home service. Anak mau mainan, diambilkan. Anak mencari kaos kaki, dicarikan. Anak habis makan, orangtua yang merapikan.

🧡4. Terlalu lama pakai popok bayi dan disuapi
Umumnya, bagi orangtua yang ingin praktis dan tidak mau repot, mereka memilih anak-anaknya pakai popok bayi saja.

“Daripada nanti ngompol, repot membersihkan lantai dan cucian menumpuk,” demikian pertimbangannya.

Pun karena tak ingin anaknya lapar, anak disuapi. Jika terbawa sampai besar, ini akan berbahaya. Apalagi anak minta disuapi sambil mainan gadget. Faktanya, ada anak usia SD masih disuapi kalau makan.

🧡5. Terbiasa dicarikan tanpa berusaha mencari sendiri
Usia tiga tahun: “Ma, mana mainanku yang kemarin?

Usia SD: “Ma, ambilkan tasku”

Usia SMP: “Ma, mana buku pelajaranku?”

Kalau selalu dicarikan tanpa ia berusaha mencari sendiri, sampai dewasa pun akan terbiasa begitu. Menjadi generasi home service.

🧡6. Terbiasa dibantu
Pakai baju dibantu, pakai sepatu dibantu, mengancingkan baju dibantu. Terus begitu. Akhirnya ia selalu membutuhkan bantuan dan sulit mandiri.

🧡7. Terlalu banyak main gadget yang serba instan
Dengan google, anak bisa mencari apa pun secara cepat. Di playstore, anak bisa mendapatkan aplikasi apa pun yang diinginkannya secara instan. Apalagi jika ia selalu main game, otaknya bisa terpola untuk mengharap sesuatu secara instan tanpa proses yang semestinya.

🧡8. Keinginan selalu dipenuhi orangtua
Saya sering mendapat anak-anak SD bahkan TK sudah punya smartphone sendiri. Ini salah satu indikasi keinginan anak yang selalu dipenuhi orangtua dan itu berbahaya. Dealer resmi iPhone dan iPad hanya mau menjual gadget itu pada usia minimal 17 tahun.


🧡 *8 Kunci Agar Anak Tidak Menjadi Generasi Home Service*
Ada delapan kunci agar anak tidak menjadi generasi home service. Yuk kita bahas dan kita amalkan.

🧡1. Latih anak mandiri sejak dini
Melatih anak toilet training, mandi sendiri, pakai baju sendiri dan pakai sepatu sendiri akan membuat anak lebih mandiri. Toilet training bisa dilakukan pada usia 2-3 tahun,

🧡2. Latih anak bertanggung jawab
Sejak dini, tanamkan rasa tanggung jawab kepada anak. Di usia 2-3 tahun, anak-anak perlu dilatih membereskan mainan dan merapikan bukunya.

Di usia 4 tahun sudah mulai dibiasakan membereskan tempat tidur, meletakkan piring kotor di tempatnya, dan membuang sampah. Saat ia masuk sekolah, sejak saat ini harus dilatih untuk merapikan tasnya dan mempersiapkan peralatan sekolah.

Saat SD, sebisa mungkin setiap ada tugas anak berusaha menyelesaikan sendiri. Kecuali hal yang memang benar-benar membutuhkan bantuan dan bimbingan orangtua.

🧡3. Biasakan anak tumbuh dengan tantangan
Biasakan anak-anak tumbuh dengan tantangan. Bukan menuruti semua keinginannya. Misalnya anak ingin mainan. Ajak ia menabung terlebih dahulu.

Carol Dweck, Psikolog dari Stanford University, mengatakan, “Hadiah terpenting dan terindah dari orangtua pada anak-anaknya adalah tantangan.”

🧡4. Libatkan ayah mengurus pekerjaan rumah
Bagaikan spons yang menyerap  banyak air dengan cepat, begitulah kira-kira gambaran otak anak. Apa yang dilakukan ayah dan ibu akan segera ia tiru.

Ketika anak melihat seluruh anggota keluarga terlibat dalam mengurus pekerjaan rumah, maka ia pun menyerap nilai tanggungjawab dan terbiasa melakukannya. Jangan sampai anak memiliki pemahaman keliru bahwa seluruh pekerjaan rumah adalah tanggung jawab ibu atau pembantu.

Dan meskipun memiliki pembantu, harus ada pekerjaan tertentu yang dikerjakan oleh ayah. Misalnya menyiram tanaman dan mencuci mobil. Jangan sampai anak terbiasa tidak mengerjakan apa pun dan akhirnya saat dewasa tidak bisa melakukan apa pun.

Rasulullah mencontohkan, meskipun beliau adalah kepala negara dan manusia termulia, beliau menjahit sendiri bajunya yang sobek dan memperbaiki sendiri sandalnya.

🧡5. Latih kedisiplinan
Latih kedisiplinan anak sejak dini. Dimulai dari hal-hal sederhana, terkait waktu dan tempat, misalnya. Jam berapa waktunya main, jam berapa harus pulang. Tas diletakkan di mana, sepatu diletakkan di mana, dan sebagainya.

Salah satu kunci menanamkan kedisiplinan adalah dengan mendirikan shalat di awal waktu. Rasulullah bersabda, “Perintahkan anak-anakmu  untuk mengerjakan shalat ketika mereka berumur 7 tahun. Pukul mereka jika tidak mengerjakannya ketika mereka berumur 10 tahun” (HR. Abu Daud)

🧡6. Jadilah teladan dengan ketaqwaan
Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan tentang generasi yang lemah dalam Al Quran, Dia juga memberikan solusinya. Pertama, agar orangtua bertaqwa. Dengan taqwa itu orangtua menjadi teladan bagi anak-anaknya.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS. An Nisa: 9)

Orang yang bertaqwa, dia tidak akan menyikapi sesuatu kecuali dengan dua hal yakni sabar dan syukur.

🧡7. Tanamkan Kejujuran
Solusi kedua, masih dalam ayat yang sama, hendaklah orangtua hanya berbicara kepada anak dengan perkataan yang benar (qaulun syadiid). Menanamkan kejujuran kepada anak-anak sejak dini hingga selamanya.

Qulun syadid ini pernah kita bahas pada Kulwap beberapa waktu yang lalu. Kata Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Tafsir Al Munir, qaulan sadida adalah perkataan yang benar dan lurus. Kontennya benar, cara menyampaikannya juga benar.

Ketika anak jatuh, jangan katakan: “Mejanya salah ya Nak, bikin kamu jatuh.” Itu nggak benar, anak akhirnya tumbuh menjadi pribadi yang suka menyalahkan, tidak bertanggung jawab. Akhirnya menjadi generasi home service.

Atau, “Jangan menangis, gitu aja kok. Nggak sakit kok.” Akhirnya anak tumbuh menjadi pribadi yang mengabaikan perasaannya. Atau anak ditinggal pergi dengan cara ditilap, akhirnya anak belajar, “O, boleh menipu ya.”

🧡8. Doakan anak
Kunci yang paling utama agar anak terhindar dari generasi home service adalah doa.
Mengapa? Karena pada hakikatnya, hati anak itu dalam genggaman Allah. Allah yang Menguasai dan bisa membolak-balikkan hati manusia.

*SEMOGA BERMANFAAT*

Friday, January 4, 2019

TAJWID BAHASA SUNDA


(Pasal Ka Opat Hukumna Nun Paeh Jeung Tanwin)
Nun paeh jeng tanwin dimana-mana mayunan huruf hijaiyah anu dua puluh dalapan hukuna kabagi opat nyaeta: 1. idzhar, 2. idgom, 3. iqlab, 4. ikhfa.
Karna ceuk koidah
لِنُوْنِ إنْ تَسْكُنْ وَلِى تَنْوِيْنِ # أرْبَعُ أحْكَامٍ فَخُذْ تَبْيِيْنِ
Hukum nun paeh jeung tanwin katetepan # hukum opat kudu cekel pertelaan
1. الاِظْهَار
Bagiankahijitinahukum nun paehsarengtanwintehnyaetaidhar.
Ari idzhar ceuk lugot nyaeta اَلْبَيَان hartosna kadar-kadar jelas.
Anapon idzhar ceuk istilah nyaeta:   كُلِّ حَرْفٍ مِنْ مَّخْرجِهِاِخْرَاجُ hartosna: ngaluarkeun saban-saban huruf tina makhrojna atawa tempat kaluarna.
Ari huruf idzhar eta aya 6 nyaeta: , ه, ع, ح, غ, خء
Ari patokan idzhar nyaeta dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salahsahiji huruf idzhar anu 6 maka macana nun paeh jeung tanwin kudu dieceskeun/dijelaskeun (اِظْهَار)
contona

Nun paeh mayunan huruf idzhar
Tanwin mayunan huruf idzhar
Dina sakalimah
Dina dua kalimah
يَنْئَوْنَ
 امَنَمَنْ
  رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ
يَنْهَوْنَ
 هَارٍمِنْ
 هَارٍجُرُفٍ
اَنْعَمْتَ
 حَسَنَةٍمِنْ
 عَلِيمٌسَمِيْعٌ
يَنْحِتُوْنَ
 غِلٍّمِنْ
عَلِيمٌ حَكِيمٌ
يَنْغِتُوْنَ
 خَافَمَنْ
 غَفُوْرٌعَزِيْزٌ
يَنْخِتُوْنَ
 عِلْمٍمِنْ
 خَبِيْرٌعَلِيْمٌ






Karna ceuk koidah
فَالْاَوَّلُ الْإظْهَارُ قَبْلَ الْأخْرُفِ # لِلْحَلْقِ سِتٌّ رُّتِّبَتْ فَالتَّعْرِيْفِ
Ka hijina kudu idzhar masing terang # dina huruf halaq nu 6 pek bilang
هَمْزٌ فَهَاءٌ ثُمَّ عَيْنٌ حَاءٌ # مُهْمَلَتَانِ ثُمَّ غِيْنٌ خَاءٌ
Hamzah jeug ha, ain jeung ha teu cecekan # tambah dua kho gin pada dicecekan
2. الْاِدْغَام
Bagiankaduatinahukum nun paehsarengtanwintehnyaetaidgom.
Ari idgom ceuk lugot nyaeta:  الشَّيْئ فِيْ الشَّيْئاِدْخَالُ hartosna: ngasupkeun hiji perkara kana perkara sejen.
Anapon idgom ceuk istilah nyaeta:
 حَرْفٍ سَاكِنٍ بِمُتَحَرِّكٍ حَيْثُ يَسِيْرَانِ حَرْفًا مُشَدَّدًا يَرْتَفِعُ اللِّسَانُ عِنْدَهُ اِرْتِفَاعَةً وَاحِدَةًاِلْتِقَاءُ
hartosna: patepungna huruf anu paeh jeung anu hirup sahingga ngajadi huruf anu ditasdidan sarta narima ka luhur letah dina nalika ngucapkeun huruf anu ditasdidan kalaya sakaligus.
Ari huruf idgom sadayan aya 6 anu dikumpulkeun dina lapad يَرْمَلُوْنَ, ر, م, ل, و, ني )
Karna ceuk koidah
وَالثَّانِ إدْغَامٌ بِسِتَّةٍ أتَتْ # فِيْ يَرْمَلُوْنَ عِنْدَهُمْ قَدْ ثَبَّتَتْ
Ka duana kudu idgom kana 6 # dina lafad yarmaaluna anu tetep
Pembagian idgom
Ari idgom pembagian tina nun paeh sareng tanwin eta kabagi 2 bagian: 1. مَعَ الْغُنَّه  اِدْغَامْ.اِدْغَامْ بِلَاغُنّهْ 2 
a.          مَعَ الْغُنَّه اِدْغَامْ
Ari huruf idgom maal gunnah eta aya 4 nyaeta (, ن, م, وي) anu dikumpulkeun dina lapadz يَنْمُوْ
Ari patokanana: dimana-mana aya nun paeh atawa tanwin mayunan salah sahijina huruf idgom maal gunnah anu 4, maka macana nun paeh atawa tanwin asupkeun kana salahsahijina huruf idgom maal gunnah anu 4 sarta make gunnah (dengung)
Contona
Nun paeh
Tanwin
 يَّقُوْلُمَنْ
 يَّجْعَلُوْنَوَبَرْقٌ
 نَشَاءُمَنْ
 نَّاعِمَةٌيَوْمَئِذٍ
 مَّنَعَمِمَّنْ
 مَّامَثَلًا
 وَّالٍمِنْ
 وَّلَهُمْغِشَاوَةٌ
Karna ceuk koidah
لَكِنَّهَا قِسْمَانِ قِسْمُ يُدْغَمَ # فِيْهِ بِغُنَةٍ فِيْ يَنْمُوْ عُلِمَا
Tapi nu 6 bagi 2 bagian # idgom maal gunnah yanmu sabagian
Dimana-mana nun paeh mayunan huruf idgom dina sakalimah maka macana kudu diidharkeun, contona lapad دُنْيَا
Karnaceukkoidah
إلَّا اِذَا كَانَ بِكِلْمَةٍ فَلَا # تُدْغِمْ كَدُنْيَا ثُمَّ صِنْوَانٍ تَلَا
Anging lamun nun paeh tengah kalimah # cara دُنْيَا , صِنْوَانٌ tah idgom ulah

b.          بِلَاغُنّهْ اِدْغَامْ
Bagian kadua tina bagian idgom nyaeta idgom bila gunnah atawa idgom bigoiri gunnah, hurufna aya dua nyaeta:   ل, ر
Patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salah-sahijina huruf idgom bila gunnah anu 2 maka macana kudu di idgomkeun tapi ulah make gunnah atawa dengung,
Contona:
Tanwin (ٍ)
Nun paeh (نْ)
Mayunan
 لِّلْمُتَّقِيْنَهُدًى
وَلكِنْ لَّايَشْعُرُوْنَ
ل
غَفُوْرٌرّحِيْمٌ
 رِّبِّهِممِنْ
ر
Karnaceukkoidah
وَالثَّانِ إدْغَامٌ بِغَيْرِ غُنَّة # فِيْ لَامِ وَالرَّاءِ ثُمَّ كَرِيْرَنَة
Kaduanan idgom henteu make gunnah # dina lam ro bulak balik sing merenah
3. الإِقْلَابُ
Bagiankatilutinahukum nun paehsarengtanwintehnyaetaiqlab.
Ari ngaran iqlab ceuk lugot nyaeta:  الشَّيْئِ عَنْ وَجْهِهِتَحْوِيْلُ hartosna: mindahkeun hiji perkara tina jalana eta perkara.
Ari iqlab euk istilah nyaeta:  حَرْفٍ مَكَانَ حَرْفٍ مَعَ مُرَاعَةِ الْغُنَّةِجَعْلُ hartosna: ngajadiakeun hiji huruf dina tempat huruf anu sejen sarta ngariksa kan gunnah
Huruf iqlab aya 1 nyaeta ب
Ari patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan ب maka gantikeun nun paeh atawa tanwin kana م sarta kudu make gunnah.
Contona
Tanwin (ٍ)
Nun paeh (نْ)
Conto dina
 بَصِيْرٌسَمِيْعٌ
يَنْبَغٍيْ
 sakalimah

 بَعْدِمِنْ
 Dua kalimah
Karna ceuk koidah
وَالثَّالِثُ الْاِقْلَابُ عِنْدَ الْبَاءِ # مِيْمَّا بِغُنَّةٍ مَّعَ الْاِخْفَاء
Ka tiluna iqlab lamun nyandingan ب # gantikeun kana mim gunnah campur ikhfa
4. الإِخْفَاء
Bagiankaopattinahukum nun paehsarengtanwintehnyaetaikhfa.
Ari ikhfaceuklugotnyaetaالسَّتْرُ hartosna kadar-kadar nutupan, anapon ikhfa ceuk istilah nyaeta
 عَنِ النُّطْقِ بِحَرْفٍ سَاكِنٍ عَارٍ عَنِ التَّشْدِيْدِ عَلى الصِّفَةِ بَيْنَ الْإِظْهاَرٍ وَالْإِدْغَامِ مَعَ مُرَاعَةِ الْغُنَّةِعِباَرَةٌ
hartosn: hiji ibarat tina ngucapkeun huruf anu paeh anu kosong tina tasdid, netepan kana sifat antara idhar sareng idgom sarta ngariksa kana gunnah. Ari huruf ikhfa sadayana aya 15 nyaeta:
(, ذ, ث, ك, ج, ش, ق, س, د, ط, ز, ف, ت, ض, ظ,ص)
Patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salah sahijina huruf ikhfa anu 15 maka maca nun paeh atawa tanwinna kudu disamarkeun.
Karna ceuk koidah
وَالرَّابِعُ الْاِخْفَاءُ عِنْدَ الْفَاضِلِ # مِنَ الْحُرُوفِ وَاجِبٌ لِّلْفَاضِلِ
Hukum nun paeh jeung tanwin ka opatna # ikhfa nyanghareupan huruf sakantuna
فِيْ خَمْسَةٍ مِّنْ بَعْدِ عَشْرِ رَمْزُهَا # فِيْ كِلْمِ هذَا الْبَيْتِ قَد ضَمَنْتُهَا
Nyata lima belas huruf sadayana # dina kawit kalimah ieu nadomna
صِفْ ذَا ثَنَا كَمْ جَدَّ شَخْصٌ قَدْ سَمَا # دُمْ طَيِّبًا زِدْ فِيْ تُقً ضَعْ ظَالِمَا
يايت ص ذ ث ك ج ش ق س د # ط ز ف ت ض ظ  مسيع فدا افل
Ari ikhfa teh eta kabagi 3 bagian nyaeta
a.       أَقْرَبْ  إِخْفَاء 
b.       أَوْسَط  إِخْفَاء
c.       أَبْعَد  إِخْفَاء

a. إِخْفَاء أَقْرَبْ
Bagian ka hiji tina pembagian ikhfa nyaeta ikhfa akrob, hurufna aya 3 nyaeta (ط, ت, د)
Patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salah sahijina huruf ikhfa akrob anu 3 maka macana kudu disamarkeun sarta nyamarkeunana kudu didekeutkeun kana huruf anu tilu.
Tanwin
Nun dina 2 kalimah
Nun dina sakalimah
Mayunan
جَنّتٍ تَجْرِيْ
 تَحْتِهَامِنْ
يَنْتَهُوْنَ
ت
قَوْمًا طَاغِيْنَ
وَاِنْطَائِفَتَانِ
يَنْطِقُوْنَ
ط
قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ
 دَابَّةٍمَنْ
اَنْدَادًا
د
b. إِخْفَاءأَوْسَط
Bagian ka dua tina pembagian ikhfa nyaeta ikhfa ausat, hurufna aya 10, nyaeta :
 (, ذ, ث, ج, ش, س, ز, ف, ض, ظص)
Patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salah sahijina huruf ikhfa ausat anu 10 maka maca nun paeh atawa tanwinna kudu disamarkeun sarta nyamarkeunana kudu pertengahan. Contona
تنوين
Sakalimmah
Dua kalimah

رِجَالٌ صَدَقُوْا
اَنْ صَدُّوْكُمْ
وَيَنْصُرُكُمْ
ص
صَوَابًا ذلِكَ
مِنْ ذلِكَ
وَيَنْذِرُ
ذ
مَاءً ثَجَّاجًا
مِنْ ثُلُثى
مَنْثُوْرٌ
ث
قَوْمًا جَاهِلِيْنَ
مِنْ جَاءَ
اِحْرَنْجَمَ
ج
قَوْمًا شَاكِرِيْنَ
مِنْ شَجَرٍ
نُنْشِئَكُمْ
ش
قَوْمًا سَالِكِيْنَ
مِنْ سُوْءٍ
اَنْسَانِيْهِ
س
قَوْمًا زَاهِدِيْنَ
مِنْ زَقُّوْمٍ
تَنْزِيْلٌ
ز
قَوْمًا فَاسِقِيْنَ
مِنْ فِتْنَةٍ
اَنْفَالٌ
ف
قَوْمًا ضَالِّيْنَ
مِنْ ضَلَالٍ
مُنْضَرٌّ
ض
قَوْمًا ظَالِمِيْنَ
مِنْ ظَهِيْرٍ
اُنْظُرْ
ظ

c. إِخْفَاء أَبْعَدْ
Bagian ka tilu tina pembagian ikhfa nyaeta ikhfa ab’ad, hurufna aya dua nyaeta ق sareng كَ
Patokanana: dimana-mana nun paeh atawa tanwin mayunan salah sahijina huruf ikhfa ausat anu 10 maka maca nun paeh atawa tanwinna kudu disamarkeun sarta nyamarkeunana kudu samar pisan (tebih tina makhroj ن )
Contona

Tanwin
Dua kalimah
 sakalimah

شَيْئٍ قَدِيْرٌ
مِنْ قَبْلِكُمْ
يَنْقُضُوْنَ
ق
عُلُوًّا كَبِيْرًا
اِنْ كُنْتُمْ
وَيَنْكُثُوْنَ
ك